Kamis, 25 April 2013

Tugas Pengantar Teknik Kompilasi




Analisa Leksikal (Scanner) merupakan antarmuka antara kode program sumber dan analisa sintaktik (parser). Atau dalam pengertiannya adalah sebuah proses yang mendahului parsing sebuah rangkaian karakter. Scanner melakukan pemeriksaan karakter per karakter pada teksmasukan, memecah sumber program menjadi bagian-bagian disebut Token. Proses parsing akan lebih mudah dilakukan bila inputnya sudah berupa token. Analisa Leksikal mengerjakan pengelompokkan urutan-urutan karakter ke dalam komponen pokok: identifier, delimeter, simbol-simbol operator, angka, keyword, noise word, blank, komentar, dan seterusnya menghasilkan suatu Token Leksikal yang akan digunakan pada Analisa Sintaktik. Model dasar untuk membentuk suatu Analisa Leksikal adalah Finite- State Automata.

Berikut ini merupakam Tugas Materi Pengantar Teknik Kompilasi yang saya lampirkan bersama dengan postingan ini. Untuk lebih jelas bisa anda download pada link di bawah ini :

Lampiran (Link) :Tugas Analisa Leksikal

apabila tidak muncul dapat di download pada lampiran di bawa ini:

Tugas Analisa Leksikal 2

Minggu, 14 April 2013

Bahasa indonesia 2-Pengertian Penalaran


Pengertian Penalaran 

Penalaran adalah proses berpikir yang bertolak dari pengamatan indera(pengamatan empirik) yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian. Berdasarkan pengamatan yang sejenis juga akan terbentuk proposisi – proposisi yang sejenis, berdasarkan sejumlah proposisi yang diketahui atau dianggap benar, orang menyimpulkan sebuah proposisi baru yang sebelumnya tidak diketahui. Proses inilah yang disebut menalar. Dalam penalaran, proposisi yang dijadikan dasar penyimpulan disebut dengan premis (antesedens) dan hasil kesimpulannya disebut dengan konklusi (consequence). Hubungan antara premis dan konklusi disebut konsekuen.

Berikut ini definisi penalaran menurut para ahli :

1.       Tim Balai Pustaka (dalam Wildan,2010: 21) mengatakan penalaran adalah cara menggunakan pemikiran atau cara berpikir  logis,cara mengembangkan atau mengendalikan sesuatu dengan nalar dan bukan dengan perasaan atau pengalaman dan proses mental dalam mengembangkan atau mengendalikan pikiran dari beberapa fakta atau prinsip.

2.       Penalaran menurut Shuter dan Pierce (dalam Wildan, 2010:20) sebagai terjemahan dari istilah “reasoning” dapat didefinsikan sebagai proses pencapaian kesimpulan logis berdasarkan fakta dan sumber yang relevan,atau merupakan kemampuan mengidentifikasi atau menambahkan argumentasi logis yang diperlukan siswa untuk menyelesaikan soal.

3.        Copi (dalam Rahman, 2011: 15) mendefinisikan penalaran sebagai bentuk khusus dari berfikir dalam upaya pengambilan penyimpulan konklusi yang di gambarkan premis.

4.       Keraf (dalam Shadiq, 2004:2) menjelaskan penalaran (reasoning) sebagai proses berfikir yan berusaha menghubungkan fakta – fakta atau evedensi – evedensi yang diketahui menuju suatu kesimpulan.

Dari beberapa pendapat tersebut dapat disimpulkan bahwa penalaran adalah suatu proses kognitif berupa penarikan kesimpulan (konklusi) dari argumen (premis) yang sudah dianggap valid.sebagai contoh dari pengetahuan tentang nilai dikriminan dari suatu persamaan kuadrat adalah asatu dapat disimpulkan  bahwa persamaan kuadrat tersebut akan memiliki akar – akar yang berbeda dan real.




Daftar pustaka